Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #18: KAMUI

Sebagai penutup kisah dalam trilogi The Tale of ALLTYNEX, Siter Skain merilis Kamui di bulan Desember 1999. Game kedua yang dikembangkan setelah Reflection ini dinobatkan sebagai salah satu game arcade shooting terbaik yang pernah ada untuk Windows PC. Karena game lawas Kamui mempunyai grafis yang tidak bisa diharapkan. Sayangnya ketika versi Inggrisnya dirilis tahun 2013, Nyu Media tidak merombak grafisnya menjadi lebih baik. Walau begitu Kamui dianggap sempurna dalam hal gameplay, musik dan tingkat kesulitannya. Secara garis besar Kamui adalah game doujin yang sangat mirip dengan serial Ray dari Taito (Ray Crisis, Ray Storm).

Beberapa waktu setelah even dalam RefleX, manusia bumi masih terus memulihkan diri akibat kerusakan perang dengan bangsa Raiwat. Untuk memulihkan jaringan komputer dan AI (Artificial Intelligence) yang telah rusak, manusia berpikir membuat sistem yang lebih canggih.  Salah satu ilmuwan terbaik bernama Dr. Xaffiquel de Alice menemukan cara menghubungkan otak manusia dengan komputer untuk membuat sebuah senjata yang lebih hebat. Meski banyak yang meragukan, penemuan itu terbukti berhasil.

http://i.imgur.com/k9mPkpP.jpg

Ironisnya, anak perempuan dari Dr. Xaffiquel yang bernama Panaffil belakangan diketahui mempunyai kekuatan supranatural. Tidak mampu menyembunyikan kenyataan itu, Panaffil dipilih oleh pihak militer sebagai subyek penelitian dengan menggunakan hasil penemuan ayahnya. Geram dan kecewa dengan tindakan itu, Dr. Xaffiquel berniat membalas dendam pada seluruh manusia. Dia mentransfer otaknya sendiri ke komputer Adjudicator di luar angkasa. Tidak hanya itu, Alltynex yang sebelumnya telah hancur kini dibangun kembali untuk membantu usahanya.

Sayang sekali, Alltynex tetaplah komputer yang jahat. Alltynex mengkhianati Dr. Xaffiquel dan kembali mengambil alih seluruh kekuatan militer manusia bumi. Hanya tersisa satu pesawat tempur Kamui dengan otak Panaffil didalamnya. Kini Kamui yang berhasil lolos harus berjuang menghancurkan Alltynex dan Adjudicator demi menyelamatkan manusia dari kehancuran.

http://i.imgur.com/hbPopvG.jpg

Bermain Kamui para pemain veteran pasti akan langsung teringat dengan Ray Crisis dan Ray Storm, game arcade shooting Taito yang hit di tahun 1990-an. Desain pesawat Kamui berikut kemampuannya sangat mirip dengan RVA-818 X-LAY di Ray Crisis. Kamui mempunyai tiga senjata, yaitu standar, lock-on lightning system dan lightning laser. Senjata standar berupa tembakan berkekuatan medium yang menyebar ke segala arah. Senjata ini efektif menghancurkan musuh di udara yang sejajar dengan pesawat pemain.

Ada musuh di darat yang tidak bisa dijangkau oleh pesawat pemain. Untuk menghancurkannya Kamui harus menembakkan lock-on lightning system yang bentuknya mirip dengan peluru pelacak. Pada dasarnya sistem ini sama dengan game Ray Crisis, dimana sebelum menembak pemain harus mengunci lebih dulu target di darat. Perbedaannya setelah tembakan lock-on yang terakhir pemain harus menunggu energi terisi lebih dulu. Ketika energi siap dan ground target telah terkunci, barulah pesawat akan menembakkan banyak homing laser.

http://i.imgur.com/5AN7UhH.jpg

Senjata ketiga dan terkuat adalah lightning laser yang mampu menghancurkan semua musuh dan peluru dalam jangkauannya. Mirip seperti Reflex, dalam Kamui baik lightning laser dan lock-on lightning system terhubung dengan Thunder Meter yang letaknya di pojok kiri bawah layar. Tiap kali kedua senjata ini digunakan maka akan menguras Thunder Meter. Perlahan-lahan Thunder Meter akan terisi dengan sendirinya. Namun karena membutuhkan waktu, maka pemain mesti mengetahui kapan menggunakan senjata spesialnya.

Kamui adalah game yang pendek karena hanya mempunyai 6 stage dan bagian terakhir hanya boss battle melawan Adjudicator. Walau tingkat kesulitannya tinggi, pemain mempunyai jumlah continue yang tidak terbatas. Jika sobat adalah penggemar sejati game shooting, maka grafis low-res dalam Kamui tidak akan menjadi halangan. Indoshotokan telah mencoba sendiri game ini dan gameplaynya memang menantang. Silahkan kunjungi situs resmi gamenya disini atau langsung mengunduh gamenya disini. (Indoshotokan)

0 komentar :