Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #21: VANGUARD PRINCESS

Pernah membayangkan apa jadinya jika sebuah game fighting dipenuhi gadis cantik? Vanguard Princess atau yang dalam versi Jepang disebut “Senjin no Himegimi” ini bisa jadi jawabannya. Game yang dirilis pertama kali tahun 2009 di Jepang ini adalah hasil karya Tomoaki Sugeno, yang konon ex programmer Capcom. Vanguard Princess meraih banyak pujian berkat grafis dan gameplay yang keren. Sebagai game yang dibangun dengan engine Fighter Maker 2nd, versi Jepang Vanguard Princess membutuhkan Applocale dan atau Windows yang didukung oleh Japanese unicode font. Jika tidak, game akan crash atau tetap berjalan tapi dengan teks yang kacau.

Setelah sempat diupdate beberapa kali, akhirnya versi Inggris dari game ini diterbitkan tahun 2012 oleh eigoMANGA. Pada dasarnya masih sama, namun dengan sensor disana-sini dan kompatibilitas penuh dengan Windows versi Amerika dan Eropa. Versi baru ini juga tidak gratis alias berbayar, namun sekian persen dari penjualan akan disumbangkan untuk pemulihan gempa di Jepang tahun 2011.

Jauh di masa depan banyak negara terlibat konflik yang berujung pada peperangan. Dalam kekacauan global itu secara tidak sengaja sebuah pesawat penumpang tertembak jatuh hingga menewaskan seluruh penumpangnya. Ajaibnya, ada satu anak perempuan yang lolos dari kematian. Anak perempuan itu kemudian tumbuh dewasa menjadi seorang gadis yang cantik. Seiring berjalannya waktu kekuatan misterius mulai bangkit dalam dirinya. Tertarik dengan kekuatannya, oleh sebuah organisasi yang disebut “The Government” gadis itu kemudian dibawa sebagai subyek penelitian.

http://i.imgur.com/GNE2vj8.jpg

Lewat berbagai tes yang menyakitkan, “The Government”  ingin menggunakan kekuatan sang gadis untuk keperluan militer. Suatu ketika percobaan itu mencapai batas kritis hingga membuat gelombang kekuatan itu menyebar ke seluruh dunia. Akibatnya kekuatan itu diterima oleh beberapa gadis yang membuat mereka kini mempunyai kemampuan yang menakjubkan. Pihak militer kemudian menggunakan tenaga mereka sebagai prajurit di garis depan. Mereka kemudian disebut sebagai “Vanguard Princess”.

Setahun kemudian perang global usai dan duniapun dalam masa damai. Tapi hal itu tidak berlangsung lama karena sang gadis misterius kembali dan bersumpah menuntut balas pada umat manusia. Kini para Vanguard Princess berangkat demi menyelidiki masalah ini dan masing-masing mempunyai tujuan yang berbeda.

Gaya bermain Vanguard Princess adalah standar game fighting 2D pada umumnya seperti Street Fighter, The King of Fighters, dll. Hanya saja setelah memilih karakternya pemain juga memilih satu dari lima karakter assist yang akan membantu mereka selama permainan. Fungsi karakter assist mirip dengan striker dalam King of Fighters dimana ketika dipanggil akan mengeluarkan jurus yang memberikan damage pada lawan. Dengan begitu pemain dapat menambah chain attack atau combo pada lawan.

http://i.imgur.com/hrhJEoh.jpg

Tapi pemain tidak bisa sesering mungkin menggunakan karakter assist karena jumlahnya dibatasi. Tiap kali karakter assist digunakan, atau jika pemain terkena serangan ketika bersama karakter assist, maka akan mengurangi meter assist. Meter ini perlahan-lahan akan terisi sendiri yang kecepatannya berbeda-beda antar karakter.

Bermain Vanguard Princess mengingatkan pada Advanced V.G 2, sebuah game fighting lawas di PS1 namun dengan kualitas yang lebih baik. Dengan sprite 2D yang lebih tajam yaitu 640x480 membuat Vanguard Princess mengungguli game buatan developer besar seperti Capcom dengan Street Fighter klasiknya yang hanya 320x240. Kesimpulannya? Wajib main, terutama bagi sobat yang gemar game fighting. Untuk versi Jepang sobat bisa mengunduhnya disini dan versi Inggris bisa diunduh disini. Ingin melihat update terbaru gamenya? Silahkan kunjungi situs resmi gamenya disini. (Indoshotokan)

0 komentar :