Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #28: ETHER VAPOR REMASTER

Game shooting sekarang ini makin jarang ditemui. Jadi jika ada developer yang membuat biasanya akan langsung dikenali para gamer. Ada banyak developer indie yang membuat game shooting. Sebagian ada yang bagus, tapi ada juga yang dibawah rata-rata. Sine Mora bisa menjadi contoh game shooting yang menghibur dan stylish. Nyu Media yang langganan melokalkan game doujin Jepang membawa Ether Vapor Remaster ke pasar Amerika dan Eropa. Game bergenre cinematic shooting ini menjadi obat bagi penggila game shooting PC yang rindu dengan genre ini di konsol mereka.
   
Chaldea, sebuah negara dengan teknologi yang lebih maju dibanding negara lain berhasil menemukan Artificial Intelligence dalam sebuah komputer super. Merasa lebih hebat, Chaldea mengobarkan perang pada negara tetangganya. Karena terdesak semua negara yang menentang Chaldea bersatu untuk memeranginya. Tapi toh usaha mereka tidak berhasil. Tanpa diduga seorang pilot remaja bernama Luca Earlgrey bersama pesawat tempurnya yang misterius Ex-Tio menerobos ke wilayah Chaldea. Dengan satu misi menghancurkan pasukan DECIDER, otak dari super komputer, Luca berjumpa dengan banyak musuh tangguh dan beberapa teman baru yang akan membantunya.

Ether Vapor adalah sebuah game shooting cantik dari Edeweiss, yang juga membuat ASTEBREED dan Fairy Bloom Freesia. Dirilis dalam Comiket 73, tahun 2007 yang lalu versi original dari game ini mendapat banyak pujian dari gamer Jepang yang gemar dengan game shooting. Ether Vapor disukai karena menggunakan formula 2.75D (baca: dua koma tujuh lima dimensi). Permainan bergaya dua dimensi baik horizontal atau vertikal. Tapi pada poin tertentu akan beralih menjadi tiga dimensi, mirip ala Einhander atau Star Fox 64. Sudut pandang yang dinamis membuat game ini tampil inovatif.

http://i.imgur.com/1r5tXoj.jpg

Di tahun 2011 versi update dari game ini dirilis, yaitu Ether Vapor Remaster. Grafis dirombak dengan resolusi yang lebih tinggi dan kualitas wide screen. Musik juga tidak luput dari perhatian dengan dirilisnya dua CD soundtrack terpisah. Pemain juga bisa membuka versi baru dari pesawat Ex-Tio. Fitur baru lainnya adalah “Remaster Mode” dimana permainan berjalan tanpa dialog antar karakter. Plus, Online Leaderboards yang memungkinkan men-submit skor online.

Diluar grafisnya yang keren, gameplay Ether Vapor cukup standar. Kontrol permainan mudah dan responsif. Pesawat pemain mempunyai tiga jenis senjata, yaitu gatling gun yang menembak vertikal; homing laser yang bisa menembak sasaran yang masuk dalam target kuncian; spread cannon yang menembak dengan jangkauan lebih luas. Masing-masing senjata mempunyai versi charge yang lebih kuat. Selain itu spread cannon bisa membentuk semacam perisai yang menyerap peluru musuh. Yang paling hebat adalah overdrive, gabungan dari ketiga senjata dalam bentuk laser raksasa. Tidak ada power up dalam permainan.

http://i.imgur.com/cinjHU3.jpg

Musuh dalam permainan bervariasi mulai dari pesawat, robot hingga peluru-peluru misil. Jenisnya memang tidak banyak tapi desainnya keren. Musuh cukup menyulitkan karena bisa menghilang dari layar dan masih bisa menyerang pemain. Untuk mendapatkan shield maksimum dan continue yang lebih banyak, Ether Vapor harus dimainkan berkali-kali. Jika berhasil menamatkan gamenya sekali pemain bisa membuka overdrive attack. Sayangnya setelah tamat tidak ada mode baru atau extra seperti game lain yang membuat pemain akan mengulang permainan.

Ether Vapor Remaster adalah sebuah game shooter dengan gameplay yang solid dengan perspektif yang dinamis. Sobat bisa mengunjungi situs resmi developernya disini atau yang versi Inggrisnya disini. Untuk versi game originalnya bisa diunduh disini atau untuk versi Remaster dapat diunduh disini. (Indoshotokan)

0 komentar :