KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

Cari Artikel

REVIEW J-GAMES: IKARUGA

Nama besar Treasure dalam game shooting arcade sudah tidak perlu diragukan lagi. Bagi pemilik konsol pastinya sudah tidak asing dengan judul-judul keren seperti Bangai-O, Radiant Silvergun dan Guardian Heroes. Sayangnya, developer asal Jepang itu sepertinya enggan merilis game selain untuk konsol.

Kabar gembira datang bulan Februari 2014 lalu karena Treasure akhirnya merilis salah satu game shooting terbaik mereka di PC yaitu Ikaruga. Game ini sebetulnya sudah sangat lama karena pertama muncul di Arcade dan Sega Dreamcast tahun 2001 silam. Setelah itu Ikaruga dirilis di konsol lain yaitu GameCube dan Xbox Live Arcade di tahun 2008. Ikaruga adalah penerus Radiant Silvergun dan merupakan salah satu game shooting legendaris berkat gameplaynya yang revolusioner.

Cerita dalam Ikaruga bermula setelah Tenro Horai, pemimpin dari sebuah negara di benua itu menemukan sebuah artifak yang sangat kuat bernama Ubusunagami Okinokai (berarti: Kekuatan Dewa) dari dalam bumi. Tenro dan pengikutnya lalu menyebut diri mereka sebagai “Utusan Dewa” dan mulai menaklukkan negara lain satu demi satu dengan mengatasnamakan “keadilan”. Tidak ada yang mampu menghadapi kekuatannya, namun ada satu kelompok pembebasan bernama Tenkaku yang berani melawannya. Akan tetapi usaha mereka sia-sia dan kelompok kecil inipun nyaris ditumpas habis. Dalam perang itu terjadi keajaiban dimana satu pilot dari Tenkaku berhasil selamat meskipun terluka. Pilot itu bernama Shinra.

Tubuh Shinra ditemukan oleh para penduduk dan dibawa ke sebuah desa yang bernama Ikaruga. Desa yang hanya berisi orang tua itu telah ditaklukkan oleh Tenro Horai. Setelah luka-lukanya sembuh, Shinra bersumpah akan kembali menuntut membalas Tenro Horai. Para tetua di desa itu mempercayakan padanya sebuah pesawat rahasia yang mereka buat sendiri bernama Ikaruga. Bukan sekedar pesawat biasa karena Ikaruga sanggup menggabungkan dua energi sekaligus; kegelapan dan cahaya. Shinra tidak sendirian karena bersamanya ada pilot lain yaitu Kagari. Sebelumnya Kagari adalah pasukan Tenro Horai yang berhasil dikalahkan oleh Shinra. Setelah Shinra mengampuni nyawanya dia memutuskan untuk bergabung sebagai pasukan pemberontak. Pesawat Kagari adalah Ginkei dan telah dimodifikasi oleh para tetua hingga mempunyai kekuatan yang sama dengan Ikaruga.


Inti permainan Ikaruga terletak pada sistem polaritas (Polarity Mechanics). Sepanjang permainan apapun bentuk musuhnya hanya ada dua warna; hitam dan putih. Pesawat pemain bisa berubah warna menyesuaikan dengan warna musuh. Peluru dari musuh yang warnanya sama dengan pemain bisa diserap dan tidak akan menghancurkan pesawat pemain. Misalnya, jika pesawat pemain sedang berwarna hitam maka peluru hitam musuh akan diserap, sedangkan warna putih harus dihindari. Tapi untuk damage pada musuh adalah sebaliknya. Serangan pemain akan memberi damage lebih besar pada musuh dengan warna yang sebaliknya. Misalnya, jika pesawat pemain sedang berwarna hitam, maka lebih cepat menghancurkan musuh yang berwarna putih. Dan begitu pula sebaliknya.

Ada tiga level permainan; easy, normal dan hard. Pada easy mode atau mudah, pesawat musuh yang ditembak hancur tidak akan membalas dengan peluru. Pada normal mode hanya pesawat musuh yang warnanya sama dengan pemain yang membalas ketika ditembak hancur. Sedangkan pada hard mode semua musuh yang ditembak hancur pasti akan membalas dengan peluru sesuai warna mereka. Bergantung situasi, kadang-kadang easy mode tidak selalu mudah. Karena pada mode ini jumlah peluru musuh yang diserap akan lebih sedikit, sehingga untuk mengisi special attack bar jelas lebih lama. Special attack kurang lebih sama dengan bom yang akan menghancurkan musuh dan peluru di layar.


Selain sistem polaritas satu lagi keunggulan Ikaruga adalah “Chains” yang artinya berantai. Sistem ini tidak wajib dikuasai dan diperuntukkan bagi pemain yang sangat ahli. Sebuah “Chains” terjadi jika pemain menghancurkan sekaligus tiga pesawat musuh dengan warna tertentu. Misalnya; jika pemain menghancurkan tiga hitam, kemudian diikuti tiga hitam lagi, dan kemudian tiga putih, maka itu dihitung 3 Chains. Skor yang dihasilkan dari chains jelas lebih tinggi. Untuk mendapatkan combo chains lebih sering, pemain wajib menghafalkan pola-pola musuh yang muncul di layar di setiap levelnya.

Ikaruga untuk versi PC sebenarnya tidak jauh berbeda dengan versi konsolnya. Hanya saja karena dirilis lewat Steam, maka pemain bisa membuka beberapa trophy dan achievements. Versi PC juga hadir dengan dukungan resolusi yang lebih tinggi yang setara kualitas HD, beberapa wallpaper, online leaderboards, serta soundtrack yang lebih menggema. Sobat bisa mengunduh game Ikaruga ini disini. (Indoshotokan)