Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #36: HELLSINKER

Jauh di masa depan umat manusia hidup dalam dunia yang hancur. Anak cucu manusia harus menanggung dosa nenek moyang mereka yang telah merusak bumi di masa lalu. Demi mengubah takdir dan membentuk jaman baru, manusia lalu membangun sebuah struktur canggih bernama Garland System. Struktur itu berbentuk sebuah menara yang tingginya mencapai ratusan meter dan terletak di sebuah pulau kecil. Garland System digunakan untuk menetralisir kekuatan negatif di dunia ini dan mengendalikan karma manusia. Sayangnya, entah apa penyebabnya muncul kerusakan di beberapa titik. Banyak manusia yang mati hingga memaksa mereka yang masih hidup masuk ke jaman yang lebih suram.

Agar Garland System bisa berfungsi kembali empat orang anak dengan jiwa yang murni harus dikorbankan di dasar menara. Tapi tidak semua manusia mengerti fungsi dari Garland System. Demi mendapatkan kembali teknologi dari masa lalu, tidak sedikit dari mereka menerobos ke pusat Garland System. Upaya itu selalu gagal dan banyak korban tewas karena Cardinal Shaft – salah satu bagian menara yang diyakini menyimpan teknologi itu - dijaga makhluk-makhluk dari logam yang menakutkan. Salah satu yang ingin menggali tempat itu adalah GRAVEYARD, sebuah organisasi yang ingin menyelamatkan umat manusia. Untuk memenuhi tujuan itu mereka memberangkatkan anak-anak dengan kemampuan supranatural bernama “Executor”. Dan even dalam permainanpun dimulai....


Sobat Indoshotokan yang rajin mengikuti game doujin mungkin pernah mendengar Hellsinker. Bagi yang belum tahu, Hellsinker adalah game danmaku atau shooting yang dirilis 2007 lalu di Jepang. Dari penampilannya game ini terlihat cantik dengan animasi yang fluid. Artwork bergaya surrealis yang keren dan pas dengan tema post-apocalyptic-nya. Interface permainan dihiasi beberapa bar di sebelah kanan kirinya dengan istilah-istilah yang asing. Musik permainan bergaya techno juga cocok dengan game danmaku yang “kacau” ini. Kacau? Benar. Jika sobat berpikir Touhou adalah game danmaku super sulit, maka silahkan cicipi Hellsinker.  

Pemain rata-rata langsung meninggalkan game ini karena hanya dalam hitungan menit mereka sudah tamat alias game over. Mungkin itu sebabnya oleh Ruminant’s Whimper, sang developer game, memberi judul Hellsinker (menenggelamkan neraka). Game danmaku biasanya hanya tembak musuh, kumpulkan koin dan raih score tinggi. Tapi Hellsinker butuh strategi karena keputusan pemain akan mempengaruhi jalannya permainan. Apakah ingin mencetak skor tinggi, atau hanya sekedar tamat dan survive sampai akhir, semuanya terserah pemain.

Ada empat karakter (disebut Executor) yang bisa dimainkan; Dead Liar, Fossil Maiden, Kagura dan Minogame. Khusus untuk Kagura hanya akan terbuka jika pemain berhasil menyelesaikan Stage 4 (disini disebut Segmen) tanpa game over. Setiap karakter punya kontrol, kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Tiap karakter punya senjata utama yang rata-rata berdaya rusak rendah. Senjata utama bergantung pada Luna, atau energi yang bisa dipulihkan dengan mengumpulkan token ungu. Senjata sekunder justru lebih kuat dan pemain akan sangat bergantung padanya. Senjata ini akan terisi perlahan-lahan setelah digunakan dan tidak perlu mengambil token tertentu. Yang terakhir adalah bom atau disini disebut Discharge. Jumlah bom yang dimiliki pemain terlihat pada Sol Meter.


Pemain baru biasanya akan kaget saat pertama memainkan game ini karena dibombardir tampilan menu yang sangat asing. Jangan cemas, santai saja. Mainkan game ini seperti biasa, ulangi dan ulangi, maka sobat akan mengerti. Ada banyak cara untuk bertahan hidup dalam neraka danmaku ini. Yang terpenting adalah menjaga Stella Meter sesuai kemampuan pemain. Stella Meter mempunyai 10 range, dimana paling rendah adalah 1 dan yang tertinggi adalah A. Semakin rendah Stella Meter, maka jumlah musuh semakin sedikit dan mereka tidak begitu agresif. Sebaliknya, semakin tinggi Stella Meter maka musuh dan peluru semakin banyak. Mereka yang suka tantangan dan mencari skor tinggi (disini disebut Spirits), akan terus menaikkan Stella Meter.

Stella Meter bisa dinaikkan dengan mengambil token hijau, dan bisa diturunkan dengan mengumpulkan token merah. Menghancurkan musuh juga akan meningkatkan Stella Meter. Mengebom musuh sebelum mereka membalas serangan, menghancurkan inti boss musuh sebelum bagian-bagian tubuh lainnya akan menurunkan Stella Meter. Yang terakhir, jika pemain selalu memposisikan karakternya di bagian paling atas layar, maka akan meningkatkan Stella Meter. Sebaliknya, Stella Meter akan turun jika karakter pemain berada di bagian paling bawah layar.


Hal lain yang membuat Hellsinker dikategorikan danmaku tersulit adalah pemain bisa tiba-tiba dibawa ke situasi yang tidak terduga. Contohnya; boss pertama bisa dihancurkan dalam waktu 30 detik jika pemain sudah tahu apa yang mesti dilakukan. Boss kedua bisa butuh 5 menit bahkan lebih. Ada level yang tiba-tiba beralih dari layar vertikal ke horizontal, sementara pemain harus menghindari peluru dan memilih portal yang akan memindahkan mereka ke lokasi lain. Kemudian masih ada “The Shrine of Farewell”, semacam Boss Rush yang akan dimasuki pemain bergantung dari performa menyelesaikan sebuah level. Dalam kondisi apa pemain akan masuk ke zona ini masih belum diketahui, tapi even ini berlangsung acak.

Indoshotokan sudah banyak bermain game danmaku dan Hellsinker inilah yang paling rumit. Benar-benar sebuah game yang ditujukan untuk hardcore player. Sobat bisa mengunjungi situs resmi developernya disini, atau langsung mengunduh gamenya disini. Bagaimana, sudah siap untuk “menggoyang neraka?” (Indoshotokan)

0 komentar :