Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #40: FUSHIGI NA TSUKI NO YORU NO TOBARI


Di malam akhir musim gugur bulan tampak pucat. Sebuah kejadian yang biasa, tapi tanpa disadari menjadi awal bencana. Pagi berikutnya di sebuah sekolah sihir para murid sedang bersiap untuk acara festival tahunan. Amahane Tobari, sang ketua pengawas datang ke sekolah dan mendapati Narukaze Hina, teman baiknya berdiri sendirian di gerbang sekolah. Hina kelihatannya menyembunyikan sesuatu, tapi dia menolak mengatakannya. Sore harinya banyak murid berkumpul dan tiba-tiba langit yang tadinya cerah berubah gelap. Para murid mulai panik dan di tengah keributan itu Hina bersikap aneh dan kemudian menghilang. Mungkinkah ini ada hubungannya dengan segel rahasia di sekolah? Apa yang disembunyikan oleh Hina? Demi menjawab misteri Tobari mulai petualangannya dengan mencari sahabatnya itu.

Fushigi na Tsuki no Yoru no Tobari (berarti: Tobari dan Malam Bulan Misteri), adalah sebuah game platform dari developer indie Jepang Desunoya. Bagi sobat yang pernah main game platform seperti seri Mario dan Kirby, tidak akan asing lagi dengan gameplaynya. Game ini dirilis tahun 2011 lalu dalam even Comiket 81, dalam Bahasa Jepang tentunya. Beruntung, Sekai Project mau merilis versi Inggrisnya (Tobari and the Night of the Curious Moon) bulan Mei 2015 lalu via Steam. Ini menjadi lompatan besar untuk Sekai Project karena mereka sebelumnya hanya merilis visual novel.


Gameplay dalam permainan terbilang standar. Sebagai Tobari pemain harus menjelajahi level, mengalahkan monster, menekan tombol, menghindari jebakan dan mengalahkan boss di akhir level. Yang membedakan adalah power-up berupa spell atau sihir. Di awal permainan Tobari hanya mempunyai tongkat untuk memukul monster pada jarak dekat. Mengalahkan monster tertentu atau penyihir kadang-kadang akan memunculkan spell orb. Jika diambil orb tadi masuk di salah satu slot dan menambah kekuatan sihir. Selama Tobari tidak mati dalam permainan sihir tadi tidak akan hilang.

Ada banyak kekuatan spell. Dari bola api yang sederhana, sampai petir yang menjalar di sepanjang jalur yang dilalui Tobari. Spell tidak hanya untuk mengalahkan musuh, tapi bisa digunakan untuk membuka platform tertentu. Animasi spell cukup keren walau kadang berlebihan. Petir misalnya, spell ini cukup ampuh karena bisa membasmi banyak musuh. Tapi tidak untuk musuh di bawah platform yang dipijak Tobari. Petir juga tidak bisa menembus obyek yang kuat. Mengenali kelebihan dan kelemahan tiap spell cukup berguna walau membuat pemain sering kehilangan nyawa. Jika pemain tidak ingin bergantung pada spell, maka sebelum permainan sebaiknya membeli item yang berguna di toko.


Dalam game platform seperti ini kontrol permainan yang akurat sangat diperlukan. Dalam Fushigi na Tsuki no Yoru no Tobari, kontrol sedikit kurang responsif. Pemain bisa saja mati karena melompat atau terpeleset menuju platform yang salah. Jika tidak ada masalah kontrol, permainan ini sebetulnya cukup mengasyikkan. Ada enam stage yang siap dijelajahi, dan setiap stage dibagi menjadi beberapa sub-stage. Tidak ada batasan waktu untuk merampungkan sebuah stage dan pemain bisa mengulang stage yang sudah dilewati kapanpun jika ingin. Bagaimana jika sudah tamat? Ada pilihan baru bernama EX World dimana stage yang ada masih sama tapi musuh dibuat lebih kuat.

Kombinasi antara game platform dengan gadis cantik membuat Fushigi na Tsuki no Yoru no Tobari cukup menyenangkan walau tidak istimewa. Game cantik ini bisa diunduh disini dan untuk petunjuknya bisa dilihat di situs resmi developernya disini. (Indoshotokan)

0 komentar :