Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #44: CHERRY TREE HIGH I! MY! GIRLS!


Tidak salah jika Nyu Media merilis versi Inggris dari Manken! atau Cherry Tree High Comedy Club tahun 2012 lalu. Game doujin kombinasi simulasi dengan visual novel dari developer 773 itu cukup sukses di negara barat. Sejak itu fans bertanya-tanya apakah Nyu Media akan mentranslasikan sekuelnya yaitu Manken! I! My! Girls! Dan sekitar dua tahun kemudian, tepatnya bulan Nopember 2014 lalu Nyu Media merilis sekuelnya. Tapi akankah game kedua ini juga akan sebagus game pertamanya?

Mengikuti ending terbaik dari game pertamanya, Mairu akhirnya berhasil merekrut enam anggota baru dan membuka klub komedi di Cherry Tree High. Sekarang waktunya mereka untuk memperhatikan klub dengan lebih serius. Tapi di luar sana Chitose, sang ketua dewan murid, ternyata masih belum kehabisan akal untuk menutup klub komedi Mairu. Ada pula tantangan baru dari Imari Kobayashi yang juga mempunyai klub komedi di sekolah itu. Imari adalah orang yang berbakat dalam komedi dan sering dianggap rival dari Mairu. Agar semakin buruk, klub Mairu harus bersaing dengan klub-klub lain di sekolah demi meraih gelar klub penghibur nomor satu. Berhasilkah Mairu mempertahankan klubnya?


Untuk menambah alur cerita, ada tiga karakter baru yang diperkenalkan. Yang pertama adalah Ai Fujino, seorang murid pindahan yang ingin bergabung dengan klub Mairu. Ai sebenarnya adalah seorang penyanyi terkenal yang sedang menyamar. Yang kedua adalah Imari Kobayashi, teman masa kecil Mairu dan ketua klub komedi yang sebelumnya di Cherry Tree High. Walaupun berteman, Imari ingin mengalahkan klub Mairu agar menjadi klub terbaik di sekolah. Yang terakhir adalah Utena Katakura, seorang guru di Cherry Tree High. Gayanya yang melodrama membuat orang mengira jika dia anggota grup teater terkenal.

Jika di game pertamanya pemain bisa menjelajahi kota, bicara dengan teman, menaikkan level, dan memutuskan belajar atau bermain, maka di game kedua ini gameplay-nya berubah total. I! My! Girls! ini adalah murni visual novel linear dimana satu-satunya interaksi pemain adalah lewat dialog. Sama dengan sebelumnya, dialog masih disisipi humor segar yang kadang terasa aneh karena diterjemahkan langsung dari versi Jepangnya. Ada tujuh chapter permainan dengan tambahan side story. Semua karakter lama masih akan muncul walau agak dikurangi. Cerita dalam I! My! Girls! sebenarnya lebih menyoroti Ai Fujino, dan bagaimana kedatangangannya bisa mempengaruhi klub Mairu. Tentu saja Mairu masih tampil dan berperan penting dari awal sampai akhir cerita.


Grafis permainan tidak berubah, background digambar dengan tangan sedang karakter dalam sprite 2D yang detail. Semuanya dibuat cerah dan berwarna-warni yang membuat pemain lupa jika tiga perempat grafis permainan ini diambil langsung dari game sebelumnya. Kelemahannya ada pada soundtracknya yang minim variasi. Memang ada dua musik baru dan beberapa efek, tapi karena sering diulang membuat pemain cepat merasa bosan. Agak sulit rasanya merekomendasikan game ini kecuali sobat memang penggemar game pertamanya. Cherry Tree High I! My! Girls! ini bisa dijadikan alternatif jika sobat sudah jenuh dengan visual novel mainstream.

Jika sobat ingin mengetahui kelanjutan kisah Mairu, maka bisa mengunduh game ini disini. Ingin melihat info gamenya? Boleh saja, kunjungi situs resmi gamenya disini. Selamat membaca. (Indoshotokan)

0 komentar :