Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW J-MOVIE: DRAGON BALL Z – FUKKATSU NO F

Tahun 2013 lalu pecinta anime Dragon Ball dikejutkan dengan movie berjudul Dragon Ball Z – Battle of Gods. Wajar saja, karena sudah 17 tahun berlalu sejak film layar lebar terakhirnya. Battle of Gods juga menjadi movie yang spesial karena mengambil dari manga chapter 517 yang tidak pernah diceritakan lengkap, tapi sebetulnya melibatkan peran Akira Toriya sebagai mangaka-nya. Ending dalam movie itu menunjukkan Son Goku yang meski berubah menjadi Dewa Super Saiyan harus mengakui ketangguhan Beerus, sang Dewa Penghancur. Bumi selamat meski hanya sementara karena Beerus sengaja membiarkan Son Goku hidup.

Dengan ending yang tidak biasa itu sudah bisa ditebak jika akan ada movie Dragon Ball Z yang berikutnya. Bulan April 2015, sebuah movie berjudul Dragon Ball Z – Fukkatsu no F akan menjadi lanjutan perjuangan Son Goku membela bumi. “Fukkatsu no F” yang berarti “The Revival of F” menunjukkan akan ada musuh baru. Movie kesembilan belas dari franchise Dragon Ball ini juga menjadi sekuel langsung dari Battle of Gods. Akira Toriyama menjelaskan setting Fukkatsu no F adalah antara chapter 517 dan 518 dari manga-nya.

Tiga tahun berlalu sejak pertarungan Son Goku dan para Z Soldiers lainnya melawan Beerus Sang Dewa Penghancur. Bumi kembali memasuki masa damai. Namun di luar angkasa ada ancaman lain. Sorbet dan Tagoma, dua pasukan Freeza yang masih bertahan hidup diam-diam mencari ketujuh Dragon Ball. Mereka ingin menghidupkan kembali Freeza, majikan mereka yang tewas di tangan Son Goku saat duel di Planet Namek bertahun-tahun silam. Permohonan paling jahat dalam sejarah itu oleh dikabulkan oleh dewa naga.


Freeza kembali bangkit dan bersama ratusan pasukan barunya dia menyerang bumi. Dendam lama Freeza membuatnya ingin menghabisi orang-orang Saiyan yang tersisa. Piccolo, Kuririn, Gohan dan yang lainnya bersatu melawan pasukan Freeza. Sementara itu Freeza menantang Son Goku dan Vegeta dalam duel penentuan. Dengan sombongnya Freeza menunjukkan evolusi barunya yang jauh lebih menakutkan. Dengan kekuatan yang diambang batas, sanggupkah Son Goku dan para Z Soldiers lainnya menyelamatkan bumi?

Kecuali Chaozu, seluruh Z Soldiers dipastikan akan muncul termasuk Ten Shin Han dan Guru Muten Roshi. Sekedar bocoran, jika melawan musuh kuat biasanya Son Goku akan berubah menjadi Super Saiyan, maka di movie ini Goku tidak akan berubah wujud. Menurut Akira Toriyama biarpun Freeza makin kuat, Goku tidak lagi memerlukan bentuk supernya. Lagi pula kekuatannya di kondisi normal sudah jauh melewati kekuatan Super Saiyan saat duel di Planet Namek dulu.


Fukkatsu no F akan dirilis di Jepang tanggal 18 April 2015 diikuti dengan beberapa negara Amerika Latin yaitu Argentina, Meksiko, Venezuela dan Chile tidak lama sesudahnya. Tidak jelas mengapa film ini tidak dirilis di Amerika, Eropa dan Asia, tapi yang jelas movie ini memang tidak disertai subtitle Inggris. Fukkatsu no F akan hadir dalam format 2D dan 3D. Tiga chapter manga Dragon Ball yang mendasari film ini juga tengah dikerjakan dan direncanakan terbit sekitar akhir Februari 2015. Kita tunggu saja (Indoshotokan)

0 komentar :