Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW GAME DOUJIN #30: ACCELERATION OF SUGURI

Bagi developer game mencampur dua genre game adalah sebuah tantangan. Hasilnya bisa bagus tapi bisa juga membosankan. Serial SUGURI adalah contoh game yang sukses melakukannya. Dalam game originalnya 70% adalah shooting sementara 30% adalah fighting. Di tahun 2006 Orange Juice meluncurkan versi spin-off dari SUGURI yang berjudul Acceleration of SUGURI (AoS). Karena merupakan spin-off, tidak ada jalan cerita yang baru dari game ini. Kebalikan dari game pertamanya, dalam AoS 70% tema permainan adalah fighting dan 30% sisanya adalah shooting.

Versi ekspansi dari AoS yaitu “X-Edition” dirilis dalam Comiket 71, Desember 2006. Ada beberapa tambahan karakter dan stage baru, sementara untuk gameplaynya tidak berubah. AoS berikut ekspansinya diterjemahkan dalam versi Inggris oleh Rockin’ Android di tahun 2011. Serial SUGURI juga melangkah ke platform yang lebih besar karena dirilis di Playstation 3 via PSN. Tidak ada perbedaan besar antara versi PC dan Playstation 3 kecuali grafik yang jauh lebih baik dan soundtrack yang diaransemen ulang.

Dalam AoS dua pemain bertarung dalam sebuah arena berbentuk lingkaran, dimana mereka harus mengakali lawan dengan menghindari laser, peluru dan memilih serangan terbaik untuk menang. Tiap karakter punya gaya tembakan yang berbeda. Ada yang tembakannya langsung ke lawan, ada yang menyebarkan peluru, dan ada juga yang menutupi layar dengan peluru kecil. Maksimal ada lima jenis tembakan yang bisa dibawa pemain dan untuk beradaptasi butuh sedikit waktu. SUGURI adalah game fighting tapi tidak ada sistem combo. Semakin cepat mengalahkan musuh, makin tinggi pula skor pemain.

http://i.imgur.com/cZj6OPr.jpg

Arcade Mode dan Versus Mode mungkin sudah biasa. Tapi jika pemain ingin mengetahui cerita masing-masing karakter maka bisa mencoba dua Story Mode, yaitu Falling Wonder dan Pudding Deity. Falling Wonder berisi dialog antar karakter yang lebih panjang dengan disisipi humor segar ala anime Jepang. Para boss musuh dalam Falling Wonder juga dibuat lebih sulit. Pudding Deity adalah kebalikannya karena musuh dibuat lebih mudah dan berisi banyak parodi.

Diluar Story Mode game ini tidak menawarkan hal baru. Namun begitu, AoS tetap sebuah game yang ringan dan inovatif. Game ini tetap layak dimainkan, dan jika sobat mencari sesuatu yang berbeda maka AoS cukup menghibur. Silahkan kunjungi situs resmi developernya disini, atau langsung mengunduh gamenya disini. (Indoshotokan)

INI DIA 10 MAKANAN JEPANG TERPOPULER NAN LEZAT (1)

Bukan cuma maju teknologinya, Jepang ternyata juga terkenal dengan kelezatan kulinernya. Makanan Jepang terkenal berkat cara memasaknya yang minimalis, kaya nutrisi, sehat dan lezat rasanya. Dengan kelebihan seperti itu wajar jika banyak orang yang menggemarinya. Nah, pada ulasan kali ini Indoshotokan akan berbagi 10 masakan asli Jepang yang terbaik. Ok deh langsung saja, itadakimasu....













1. SUSHI

Siapa yang tidak kenal sushi? Di Indonesia sekarang makin banyak restoran cepat saji yang menawarkan menu yang satu ini. Untuk urusan rasa buatan orang Indonesia sebetulnya sudah enak, tapi masih sulit bersaing dengan hasil racikan tangan orang Jepang sendiri. Kok bisa? Sekedar informasi, koki di Jepang membutuhkan waktu latihan yang sangat lama untuk bisa membuat sushi yang enak. Sebagai makanan yang masuk daftar 10 terbaik di dunia, sushi dibuat dari nasi sebagai dasarnya dan dicampur dengan sayatan ikan mentah (tapi tidak amis, lho), telur,


2. KARI JEPANG

Pernah nonton anime Crayon Sinchan? Pastinya sudah tahu dengan makanan ini, khan? Kari memang berasal dari India, tapi orang Jepang juga punya kari sendiri. Bedanya, jika kari India kaya bumbu dan cenderung pedas, maka kari Jepang lebih soft. Kari disajikan diatas sepiring nasi putih dengan siraman kuah kental berisi lauk ikan, daging, dsb. Saking lezatnya, makanan ini sekarang sudah menjadi kuliner nasional negara Jepang, lho.



3. NABE

Jika kebetulan pergi ke Jepang saat musim dingin, maka mungkin Anda akan menemukan makanan ini. Nabe yang berarti “panci untuk memasak” adalah semacam sup yang didalamnya berisi sayuran, ikan, daging, kepiting, mie, dsb. Dan sesuai namanya, nabe dimasak didalam panci besar berisi air panas. Bahan-bahan dan bumbu yang ada dimasukkan satu persatu ke dalam panci, direbus hingga matang dan empuk. Tidak perlu menunggu lama karena makanan ini disajikan hangat-hangat.


4. OKONOMIYAKI

Ingin tahu bagaimana rasanya pancake ala Jepang? Silahkan mencoba okonomiyaki. Nama makanan ini berasal dari Bahasa Jepang “Okono” yang berarti “yang kau sukai” dan “miyaki” yang berarti “panggang atau masak.” Nah, Okonomiyaki ini adalah makanan khas Kansai dan Hiroshima. Bahan utamanya adalah kubis dan ditaburkan diatas omelet. Sebagai campuran biasanya adalah daging, yakisoba, udon, dan sayuran lainnya. Saat ini beberapa restoran di Jepang memungkinkan pelanggan untuk memilih dan memanggang sendiri bahan yang mereka inginkan.


5. ONIGIRI

Pecinta manga atau anime mungkin pernah menjumpai makanan ini dibawa sebagai bekal anak sekolah atau pegawai kantoran. Cara membuatnya ternyata cukup mudah, yaitu dari nasi yang dicampur dengan bahan apapun yang diinginkan seperti telur asin, dan ikan. Selanjutnya nasi tadi dibentuk bola atau segitiga dengan tambahan rumput laut kering yang asin sebagai ciri khasnya. Biasanya dimakan begitu saja, tapi ada juga yang menambahkan saus agar lebih nikmat. (Indoshotokan)

REVIEW GAME DOUJIN #29: SUGURI

Jauh di masa depan planet bumi diambang kehancuran total akibat perang berkepanjangan. Sekelompok manusia yang bertahan hidup dari bencana itu ingin mengembalikan bumi sebagaimana asalnya. Dengan sebuah proyek bernama “Project One” para ilmuwan berupaya membuat sebuah makhluk yang bisa memulihkan bumi. Seorang ilmuwan akhirnya berhasil menciptakan sebuah android tangguh berbentuk gadis bernama Suguri yang menerima tugas berat itu. Beberapa generasi kemudian Suguri berhasil mengembalikan bumi sebagai tempat yang nyaman untuk ditinggali. Sayangnya ancaman baru dari luar angkasa membuatnya harus kembali terlibat dalam peperangan.

Dikembangkan oleh Orange Juice, SUGURI adalah sebuah game shooting yang sangat unik. Tidak seperti game doujin shooting umumnya, SUGURI menampilkan persenjataan yang inovatif, latar belakang yang indah, gameplay yang berbeda dan soundtrack bergaya techno-trance. Dirilis dalam even Comiket 69 tahun 2005, versi Inggrisnya menyusul tahun 2006 yang dirilis oleh Rockin' Android. SUGURI mempunyai beberapa sekuel yaitu Acceleration Of SUGURI, dan Acceleration Of SUGURI 2. Jalan cerita dalam SUGURI juga berhubungan dengan game shooting Orange Juice lainnya yaitu SORA.

Permainan menggunakan empat tombol, yaitu menembak, dash, mengaktifkan hyper attack dan mengganti target. Dalam SUGURI pemain tidak cukup hanya bisa menembak saja. Walaupun karakter pemain selalu melakukan automatic lock-on pada target, ketika melakukan targeting dan menembak akan ada jeda sepersekian detik. Sementara itu musuh yang datang selalu menghamburkan peluru yang memenuhi layar. Lantas bagaimana caranya untuk lolos? Jawabannya adalah dengan melakukan dashing.

http://i.imgur.com/aOKoTze.jpg

Ketika melakukan dashing pemain bisa berpindah tempat lebih cepat. Jika saat melakukan dashing Suguri tidak mengunci target, maka secara default arah dashing adalah lurus horizontal hingga ke ujung layar. Tapi jika ada target yang dikunci, maka arah dashing Suguri adalah ke arah musuh tersebut. Durasi dashing bergantung seberapa lama pemain menekan tombol dash. Jika diinginkan pemain juga bisa merubah arah ke sudut lain saat tengah melakukan dashing (disebut watari-dashing). Dengan dashing Suguri bisa menerobos serangan musuh yang berbasis energi, tapi dia akan tetap menerima damage dari peluru atau misil.  

Dalam permainan maksimal dua jenis senjata yang bisa dibawa. Senjata baru lainnya bisa dibuka jika pemain menyelesaikan stage atau jika pemain mati tapi berhasil mencapai result screen. Total ada 16 jenis senjata dan beberapa senjata serangannya dapat digabungkan. Pada pokoknya senjata dalam SUGURI dikelompokkan menjadi tiga jenis; proyektil fisik (peluru, roket), proyektil energi, dan senjata jarak dekat. Masing-masing senjata mempunyai karakter, kelebihan dan kelemahan. Misalnya; proyektil fisik lebih lambat dan kuat, tapi bisa dihancurkan oleh peluru musuh.

Saat Hyper Gauge terisi penuh, Suguri bisa melancarkan Hyper Attack yang merupakan versi terkuat dari senjata yang sedang dibawanya. Di game shooting lainnya Hyper Attack ini pada dasarnya sama seperti bomb. Mirip seperti game fighting, Hyper Gauge dapat diisi dengan menerima damage dari musuh. Tapi karena peluru musuh sangat banyak, maka cara terbaik untuk mengisinya adalah dengan melakukan grazing, atau menghindari peluru di jarak yang sangat dekat.

http://i.imgur.com/nXqau6P.jpg

Yang membuat frustasi tapi juga mengasyikkan adalah saat melawan boss. Dalam SUGURI boss musuh berbentuk manusia seperti karakter pemain. Mereka mempunyai pola serangan yang berbeda-beda dan tidak bisa diduga. Kyoko misalnya, dia bergerak sambil memenuhi layar dengan pecahan es. Tapi kadang-kadang dia memanggil bantuan berupa serangan api dari robot-robotnya. Bertarung melawan boss lebih mirip seperti game fighting, dan untuk mengalahkan mereka pemain harus mempunyai reflek dan memori yang baik.

SUGURI memberi tantangan baru bagi pemain karena menggabungkan game shooting dan fighting. Sebuah game yang sulit ditaklukkan, tapi masih reasonable. Indoshotokan merekomendasikan game ini karena mempunyai style berbeda namun dengan gameplay yang fun. Silahkan mengunjungi situs resmi developernya disini atau langsung mengunduh gamenya disini. (Indoshotokan)

SANG GURU: KISAH ANKOH ITOSU (5)

Sementara itu seorang sejarawan dan instruktur karate senior bernama Hiroshi Kinjo menjelaskan hal yang berbeda. Dalam artikelnya di majalah Gekkan Karate-do yang muncul tahun 1950-an Kinjo menulis jika Pinan aslinya bernama Channan, namun dengan sedikit perbedaan teknik. Diluar banyaknya teori yang berkembang, Kata Channan diyakini berhubungan dengan Pinan. Sayangnya Channan sudah sangat langka dan kemungkinan besar tidak ada lagi yang mengetahui bentuk aslinya.

Bagi masyarakat Okinawa selama ini tode terkenal sebagai teknik untuk membunuh orang saja. Jiwa pembaharu Itosu ingin menghapus pandangan buruk ini. Itosu juga ingin menunjukkan manfaat membangun kepribadian dan karakter didalamnya. Namun ini bukan perkara mudah karena pola pikir masyarakat sudah tertanam kuat dan terlanjur menganggapnya demikian.

Kesempatan bagi Itosu baru datang tahun 1892 saat pejabat pendidikan Jepang bernama Shintaro Ogawa datang ke Okinawa. Ogawa saat itu tengah hadir dalam pertemuan para kepala sekolah di Okinawa. Nama Itosu disebut dalam acara itu dan membuat Ogawa ingin melihat kebolehannya. Undanganpun dikirimkan, dan oleh Itosu ditanggapi dengan membawa beberapa murid terbaiknya untuk membawakan acara demonstrasi. Eksibisi itu berjalan singkat tapi sukses.

Itosu berhasil meyakinkan para pejabat akan manfaat lain dari tode. Sekembalinya ke Jepang Ogawa melaporkan hasil pertemuannya kepada Menteri Pendidikan Jepang. Ogawa juga mengajukan permohonan agar tode dimasukkan sebagai materi pelajaran bagi seluruh murid di sekolah Okinawa. Menteri Pendidikan menerima usulan itu dan sejak itulah tode menjadi bagian dari pelajaran pendidikan jasmani.

Tahun 1901 Itosu dipilih sebagai instruktur tode di sekolah umum di Shuri. Saat itu yang diperkenalkan adalah kelima Kata Pinnan. Bergantung dari sekolahnya materi tingkat lanjut beragam pilihannya, tapi biasanya setelah menyelesaikan kelima kata dasar itu para murid akan belajar Passai atau Wanshu. Tahun 1905 Itosu diberi kepercayaan sebagai instruktur Sekolah Menengah Dai Ichi. Kali ini dia tidak sendiri karena dibantu beberapa murid terbaiknya.


TANGGUH DI MASA TUA

Walaupun usianya sudah lebih dari 70 tahun, Itosu masih menjabat sebagai Kepala Instruktur Tode di Okinawa. Pernah suatu ketika ada seorang kepala polisi dari Kagoshima ingin menggantikan posisinya. Pria yang sayangnya tidak diketahui namanya itu sangat percaya diri dengan kemampuan judonya. Konon dalam deretan murid Jigoro Kano (Bapak Judo Jepang) dia termasuk yang terbaik. Melihat tode diajarkan di Okinawa, pria ini terlihat tidak menyukainya. Dia mengusulkan agar judo menggantikan tode sebagai pelajaran wajib.  

Protespun bermunculan dari beberapa kalangan. Tapi pria ini sepertinya tidak begitu ambil pusing. Bahkan dia mengirimkan surat tantangan berduel pada Itosu. Masyarakat jelas menentang rencana itu karena umur Itosu sudah 75 tahun. Jelas sebuah pertarungan yang tidak seimbang. Bukannya membatalkan, dengan sombongnya pria itu justru membolehkan siapapun yang dianggap tangguh untuk menggantikan Itosu.

Makam Yasutsune Itosu di Shuri Okinawa

Itosu tua tidak berniat orang lain untuk menggantikannya. Dia lalu menemui dewan sekolah dan mengatakan akan menghadapi sendiri pria Jepang itu. Itosu kemudian mengirimkan surat pada seluruh ahli tode di Okinawa untuk menyaksikan pertarungannya. Dalam suratnya Itosu meminta mereka menonton dari dekat karena pertarungan akan berlangsung cepat.

Hari pertarungan akhirnya tiba. Semua orang sudah berkumpul di lapangan sekolah, begitu pula pria Jepang itu. Berpakaian judo lengkap, gambaran kemenangan terlihat jelas di wajahnya. Tidak berapa lama kemudian Itosu berjalan ke tengah lapangan dengan tenang dan tanpa rasa takut. Pria Jepang itu sepertinya yakin akan bisa membanting lawannya dengan mudah. Sebaliknya, Itosu sebenarnya khawatir akan membuat lawannya luka parah.

Tidak menunggu lama, pertarungan segera dimulai. Pria Jepang itu segera mencengkeram lengan Itosu. Tampaknya dia ingin segera menyudahi pertarungan dengan sebuah bantingan. Tanpa disadari, tiba-tiba saja sebuah pukulan Itosu mendarat keras di perut lawan. Hasilnya sungguh mengejutkan. Lawannya langsung tersungkur seketika. Wasit mengira Itosu menyembunyikan senjata dibalik bajunya. Tapi saat diperiksa ternyata tidak ditemukan apapun. Itosu berkata pada khalayak ramai jika dia baru saja melepaskan sebuah pukulan dengan ki (energi yang yang didapat dari mengolah nafas, tenaga dan pikiran dengan benar). Dengan tegas dia mengatakan agar praktisi tode tidak menggunakannya sembarangan.

Pria Jepang itu belum berhenti. Dia mencoba kembali membanting Itosu namun selalu gagal. Tubuh Itosu seakan menancap di tanah dan terlalu berat untuk digerakkan. Karena sudah tidak mampu lagi, si penantang akhirnya menyerah. Itosu dinyatakan sebagai pemenang diikuti dengan decak kagum dari penonton. (Bersambung – Indoshotokan)

REVIEW GAME DOUJIN #28: ETHER VAPOR REMASTER

Game shooting sekarang ini makin jarang ditemui. Jadi jika ada developer yang membuat biasanya akan langsung dikenali para gamer. Ada banyak developer indie yang membuat game shooting. Sebagian ada yang bagus, tapi ada juga yang dibawah rata-rata. Sine Mora bisa menjadi contoh game shooting yang menghibur dan stylish. Nyu Media yang langganan melokalkan game doujin Jepang membawa Ether Vapor Remaster ke pasar Amerika dan Eropa. Game bergenre cinematic shooting ini menjadi obat bagi penggila game shooting PC yang rindu dengan genre ini di konsol mereka.
   
Chaldea, sebuah negara dengan teknologi yang lebih maju dibanding negara lain berhasil menemukan Artificial Intelligence dalam sebuah komputer super. Merasa lebih hebat, Chaldea mengobarkan perang pada negara tetangganya. Karena terdesak semua negara yang menentang Chaldea bersatu untuk memeranginya. Tapi toh usaha mereka tidak berhasil. Tanpa diduga seorang pilot remaja bernama Luca Earlgrey bersama pesawat tempurnya yang misterius Ex-Tio menerobos ke wilayah Chaldea. Dengan satu misi menghancurkan pasukan DECIDER, otak dari super komputer, Luca berjumpa dengan banyak musuh tangguh dan beberapa teman baru yang akan membantunya.

Ether Vapor adalah sebuah game shooting cantik dari Edeweiss, yang juga membuat ASTEBREED dan Fairy Bloom Freesia. Dirilis dalam Comiket 73, tahun 2007 yang lalu versi original dari game ini mendapat banyak pujian dari gamer Jepang yang gemar dengan game shooting. Ether Vapor disukai karena menggunakan formula 2.75D (baca: dua koma tujuh lima dimensi). Permainan bergaya dua dimensi baik horizontal atau vertikal. Tapi pada poin tertentu akan beralih menjadi tiga dimensi, mirip ala Einhander atau Star Fox 64. Sudut pandang yang dinamis membuat game ini tampil inovatif.

http://i.imgur.com/1r5tXoj.jpg

Di tahun 2011 versi update dari game ini dirilis, yaitu Ether Vapor Remaster. Grafis dirombak dengan resolusi yang lebih tinggi dan kualitas wide screen. Musik juga tidak luput dari perhatian dengan dirilisnya dua CD soundtrack terpisah. Pemain juga bisa membuka versi baru dari pesawat Ex-Tio. Fitur baru lainnya adalah “Remaster Mode” dimana permainan berjalan tanpa dialog antar karakter. Plus, Online Leaderboards yang memungkinkan men-submit skor online.

Diluar grafisnya yang keren, gameplay Ether Vapor cukup standar. Kontrol permainan mudah dan responsif. Pesawat pemain mempunyai tiga jenis senjata, yaitu gatling gun yang menembak vertikal; homing laser yang bisa menembak sasaran yang masuk dalam target kuncian; spread cannon yang menembak dengan jangkauan lebih luas. Masing-masing senjata mempunyai versi charge yang lebih kuat. Selain itu spread cannon bisa membentuk semacam perisai yang menyerap peluru musuh. Yang paling hebat adalah overdrive, gabungan dari ketiga senjata dalam bentuk laser raksasa. Tidak ada power up dalam permainan.

http://i.imgur.com/cinjHU3.jpg

Musuh dalam permainan bervariasi mulai dari pesawat, robot hingga peluru-peluru misil. Jenisnya memang tidak banyak tapi desainnya keren. Musuh cukup menyulitkan karena bisa menghilang dari layar dan masih bisa menyerang pemain. Untuk mendapatkan shield maksimum dan continue yang lebih banyak, Ether Vapor harus dimainkan berkali-kali. Jika berhasil menamatkan gamenya sekali pemain bisa membuka overdrive attack. Sayangnya setelah tamat tidak ada mode baru atau extra seperti game lain yang membuat pemain akan mengulang permainan.

Ether Vapor Remaster adalah sebuah game shooter dengan gameplay yang solid dengan perspektif yang dinamis. Sobat bisa mengunjungi situs resmi developernya disini atau yang versi Inggrisnya disini. Untuk versi game originalnya bisa diunduh disini atau untuk versi Remaster dapat diunduh disini. (Indoshotokan)

REVIEW J-DORAMA: LEGAL HIGH 2

Komikado sensei beraksi lagi! Yap, jika sobat adalah pecinta J-dorama tentunya sudah menonton Legal High season pertama yang berakhir tayang Juni 2012 lalu. Nah, seakan ingin menambah rekor kemenangannya, kisah Komikado sang pengacara unik ini disambung dalam Legal High 2 yang tayang di Jepang Oktober 2013. Season kedua ini jumlah episodenya tidak begitu banyak, hanya 10 saja. Tapi cerita yang lucu, sarat pesan moral dan sindiran cerdas ini membuat Legal High 2 ratingnya melebihi prekuelnya. Tapi jangan harap ada adegan romantis atau percintaan didalamnya.

Legal High 2 (Jepang: Rigaru Hai 2) tetap menampilkan Komikado Kensuke sebagai tokoh utama (diperankan Sakai Masato), seorang pengacara bergaya komikal; egois, sarkastik, keras kepala, menjengkelkan dan konyol. Tapi di luar sifatnya yang buruk, Komikado adalah seorang pengacara hebat yang pintar menyusun strategi. Karakternya realistis dan dia tidak pernah kalah sekalipun dalam kasusnya. Bagi Komikado kemenangan adalah segalanya.

Di sisi lain ada Mayuzumi Machiko (diperankan Yui Aragaki), pengacara muda yang cantik dan idealis. Mayuzumi sebelumnya belajar dengan keras hingga berhasil lulus ujian pengacara. Berbeda dengan Komikado yang eksentrik, dia lebih sopan dan mempunyai naluri keadilan yang kuat. Bagi Mayuzumi menjadi pengacara berarti melindungi yang tidak bersalah dan membela yang lemah. Sebagai orang yang idealis, Mayuzumi ingin menjadi pengacara dengan mempertahankan keyakinannya itu.


Konflik dalam Legal High 2 dimulai setelah seorang pengacara muda dan tampan Hanyu Haruki (diperankan Okada Masaki) ke kantor Komikado untuk belajar. Sebelumnya Hanyu adalah pengacara yang bekerja di beberapa negara hingga akhirnya kembali ke Jepang untuk membuka kantornya sendiri yang bernama Nexus. Hanyu berasal dari keluarga yang mapan. Ayahnya pemilik perusahaan trading beromzet besar, sedangkan ibunya seorang penulis buku anak-anak yang terkenal. Berbeda dengan Komikado dan Mayuzumi, dalam menyelesaikan kasusnya Hanyu ingin semua pihak senang alias “win-win solution”.

Legal High 2 masih tetap seputar dunia pengacara dan hukum. Kedengarannya membosankan? Jangan salah sangka dulu, karena Legal High 2 mampu mengemas cerita dengan lebih apik, lucu dan menarik. Walaupun genrenya komedi, Legal High 2 menyajikan masalah sosial masyarakat Jepang. Semua karakter mempunyai gaya yang berbeda; Komikado yang menunjukkan jari sembari menggesek rambutnya, Hanyu yang menjentikkan jari sambil mengucapkan kata-kata Bahasa Arab, semuanya ada maksudnya.

Legal High 2 memberikan banyak pesan moral. Dunia pengacara dilihat dari baik dan buruknya, dari kelebihan dan kekurangannya. Sebagai tokoh utama, sosok Komikado mungkin dibenci. Tapi diluar sifat buruknya itu Komikado adalah orang yang sangat berdedikasi pada pekerjaannya. Komikado mempunyai keinginan yang kuat untuk memenangkan kasusnya, walaupun kadang caranya aneh dan konyol.


Lewat dorama ini pula para penonton diajak untuk melihat seorang pengacara dari sisi yang lain. Walaupun dalam pengadilan pengacara berusaha membela klien dengan cara apapun, mereka juga manusia biasa. Mereka hanya melakukan pekerjaannya. Satu poin menarik dorama ini adalah memang benar baik hakim, pengacara dan jaksa berusaha menemukan kebenaran. Tetapi manusia bukanlah Tuhan dan hanya bisa percaya pada kebenaran yang mereka yakini. Menariknya, ini diucapkan oleh Komikado yang selalu terlihat menjengkelkan.  

Dengan kualitas akting dan jalan cerita yang bagus, Legal High 2 adalah sebuah dorama yang wajib ditonton. Jangan khawatir jika sobat tidak paham dengan dunia hukum, karena humor-humor segar didalamnya siap mengocok perut penonton. Bagi sobat yang sudah menonton season pertama dijamin akan lebih suka pada sekuelnya ini. (Indoshotokan)

JALAN YANG BERMULA DARI TEKNIK (2)

Penulis selalu berkata pada murid-muridnya, “Seni tidak membentuk manusia, tapi manusialah yang membentuk seni.” Mereka yang belajar seni apapun, tentu saja termasuk karate-do, tidak boleh lupa untuk memperkuat tubuh dan pikiran. Dalam karate-do, tujuan seseorang mungkin saja demi meningkatkan kesehatan atau melatih tubuhnya untuk berfungsi efisien. Yang jelas, orang boleh saja belajar karate-do agar menjadi rendah hati. Semua tujuan itu harus dikerjakan dengan dengan disiplin.

Sebaliknya, disaat seseorang menyalahgunakan teknik, sebagai contoh dalam perkelahian yang membuatnya melukai diri sendiri atau orang lain, atau membawa malu bagi dirinya, maka dia telah mengabaikan manfaat dan karakter dari karate-do. Penyalahgunaan seperti itu, yang timbul dari pemahaman yang dangkal, sebenarnya telah merugikan dirinya sendiri. Melalui manusia teknik akan berubah menjadi seni. Aku harus benar-benar mengulangi: jangan menyalahgunakan teknik karate-do.  

Karate yang sejati adalah karate-do. Berusaha dari dalam untuk melatih pikiran demi mengembangkan hati nurani yang jernih yang membuat seseorang sanggup menghadapi dunia dengan penuh kejujuran. Sementara itu dari luar mengembangkan kekuatan hingga seseorang bahkan bisa menaklukkan seekor binatang liar yang buas.
      
Mereka yang mengikuti karate-do harus menempatkan sopan santun sebagai hal yang paling utama. Tanpa sopan santun, esensi karate-do telah hilang. Sopan santun harus dilatih tidak hanya ketika latihan karate saja, tapi setiap saat dalam kehidupan sehari-hari. Murid yang belajar karate harus membuat dirinya rendah hati untuk menerima latihan. Bisa dikatakan bahwa orang yang sombong atau angkuh tidak layak untuk mengikuti karate-do. Para murid harus senantiasa sadar dan bersedia menerima kritikan dari yang lain. Dia harus selalu mawas diri dan siap mengakui kekurangannya, daripada berpura-pura mengetahui apa yang sebenarnya dia tidak tahu.

Mereka yang mengikuti karate-do tidak boleh mengabaikan berpikir rendah hati dan perilaku yang lembut. Hanya mereka yang berpikiran sempitlah yang gemar membual setelah baru mendapatkan sedikit ilmu. Dan hanya mereka yang bodoh sajalah yang berpura-pura sebagai seorang ahli tapi kenakak-kanakan. Di dunia ini banyak ahli bela diri palsu yang oleh masyarakat cenderung diabaikan akibat sikap liarnya. Karena itulah banyak seniman bela diri yang serius menjadi ikut malu karenanya. Para murid karate-do harus benar-benar ingat akan hal ini.

Mereka yang mengikuti karate-do harus mengembangkan sikap tabah dan keberanian. Dua hal ini tidak ada hubungannya dengan tindakan berani atau mengembangkan teknik yang hebat. Penekanan terletak pada mengembangkan pikiran lebih baik daripada teknik. Saat muncul masalah besar di masyarakat, seseorang harus berani jika diperlukan demi keadilan untuk menghadapi satu atau bahkan sejuta musuh. Untuk para murid karate-do, hal yang paling memalukan adalah ketidaktegasan.   

Selama bertahun-tahun, dengan segenap kerendahan hati telah kudedikasikan hidupku memperkenalkan karate pada orang banyak. Dalam waktu yang panjang itu aku telah menemukan teman-teman yang antusias dengan karate yang akan menjadi generasi penerus. Untungnya, pendapatku ini dapat mereka terima, dan berkat keramahannya mereka mendapat dukungan dari masyarakat. Aku percaya bahwa hasil yang baik ini adalah sebuah harta tak ternilai yang kami temukan lewat perjuangan yang baik bersama-sama.

Akhirnya, bagi mereka yang mencari karate tidak akan berhenti hanya sampai menyempurnakan teknik mereka saja. Bahkan aku berharap mereka akan mendedikasikan hidup mereka untuk mencari karate-do yang sejati. Ini karena hidup dalam karate-do adalah hidup yang sebenarnya itu sendiri, baik sendiri maupun bersama-sama. (Indoshotokan)

Artikel ini dikutip dan diterjemahkan dari buku “Karate-Do Kyohan: The Master Text” yang ditulis oleh Gichin Funakoshi dengan judul aslinya “The Way from Techniques”. Editing dan alih bahasa oleh Bachtiar Effendi.