Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

REVIEW J-GAMES: METAL GEAR SOLID V: GROUND ZEROES

Menyambut ulang tahun ke-25 dari franchise Metal Gear, di bulan Maret 2014 Kojima Productions meluncurkan Metal Gear Solid V: Ground Zeroes untuk konsol dan Windows. Ground Zeroes adalah sebuah prolog atau permulaan dari game berikutnya yaitu Metal Gear Solid V: The Phantom Pain. Mulanya Kojima berniat merilis dua game itu bersamaan, namun waktu pengerjaan yang sangat panjang membuatnya menunda proyek itu. Di game ini Big Boss akan bertindak sebagai protagonis, menggantikan Solid Snake. Dan bisa ditebak, Ground Zeroes adalah sebuah prekuel dari serialnya. Dikembangkan dengan Fox Engine, Ground Zeroes memberikan gameplay yang benar-benar baru dengan grafis yang menawan.

Tahun 1975, tiga bulan setelah even dalam Peace Walker, Paz Ortega Andrade menghilang dan dianggap sudah mati. Big Boss kini bekerja dengan Militaires Sans Frontières (MSF), sebuah kelompok tentara bayaran yang dikomandani oleh Kazuhira Miller. Persiapan MSF terganggu ketika PBB menaruh curiga pada mereka atas kepemilikan senjata nuklir. MSF yakin ada keterlibatan Cipher yang berusaha menyudutkan mereka seperti yang terjadi sebelumnya dalam Peace Walker. Cipher adalah rekan lama Big Boss, keduanya pernah bekerja sama ketika era perang dingin dan Operation Snake Eater tahun 1964. Cipher nama aslinya adalah David Oh, pernah menjadi komandan FOX, sebuah kelompok pasukan khusus CIA. Setelah mendirikan The Patriots bersama Big Boss, keduanya menjalani permusuhan yang pahit.


Di tengah persiapan MSF menghadapi investigasi PBB, salah satu agen MSF di Kuba melaporkan jika Paz ternyata masih hidup dan ditahan di Camp Omega. Situasi bertambah rumit ketika Chico, seorang prajurit anak-anak tertangkap saat berusaha menyelamatkan Paz. MSF yakin jika berhasil menyelamatkan Paz mereka bisa bernegosiasi ulang dengan Cipher. Paz sebelumnya adalah mata-mata suruhan Cipher yang menyusup ke markas MSF. Paz juga satu-satunya orang yang pernah bertemu dan menerima perintah langsung dari Cipher. Untuk mendapatkan semua informasi berharga dari Paz, Big Boss dengan menggunakan kode nama “Snake” menyusup ke penjara Kuba demi menyelamatkannya.

Ground Zeroes menantang pemain menjelajahi Camp Omega dalam dunia open world. Pemain diberikan tujuan dari misi dan kemana mereka harus pergi. Tapi bagaimana untuk sampai kesana, semuanya adalah kebebasan pemain. Pemain boleh menyerang musuh secara frontal dengan senjata, menghabisi penjaga dengan serangan tiba-tiba, atau menyusup diam-diam layaknya hantu. Big Boss dipandu oleh Huey dari radio, tapi dia juga bisa mengumpulkan petunjuk dari kaset tape milik Chico yang tersebar di area. Jika masih kesulitan, pemain juga bisa menyergap penjaga dan mengorek informasi dari mereka. Jika tidak ada informasi dari penjaga, pemain diberi tiga pilihan; membuat mereka pingsan, memaksanya memanggil penjaga lain, atau bahkan membunuhnya.


Dalam Ground Zeroes musuh dibuat jauh lebih pintar dan taktis. Jika ada penjaga hilang dari posnya, ada kamera pengintai rusak, atau terdengar letusan senjata, maka pusat kontrol musuh akan memerintahkan pencarian di lokasi kejadian. Jika pemain ketahuan dan melarikan diri, maka para penjaga akan mengejarnya. Pemain bisa memilih baku tembak, tapi bukan ide yang bagus. Musuh akan terus berdatangan meski pemain berhasil membunuh mereka semua. Jika penjaga tahu persembunyian pemain, dan ada kontak senjata, mereka tidak mau mendekat begitu senjata. Mereka akan memanggil penjaga lain dan bila perlu melempar granat ke persembunyian pemain. Buruknya lagi, lemparan granat penjaga biasanya selalu tepat dan bisa membunuh pemain seketika. 

Teknik menyelinap dan bersembunyi kini berubah total. Ground Zeroes benar-benar memaksimalkan efek cahaya, sehingga pemain punya beberapa cara untuk bersembunyi. Big Boss bisa bersembunyi di dalam semak-semak, di dalam kendaraan musuh atau di sebelah material yang tidak tersorot cahaya. Untuk memudahkan aksi, pemain juga bisa menembak lampu sorot sebelum masuk ke lokasi. Bagaimana jika ketahuan penjaga? Disinilah Reflex Mode akan berperan. Jika penjaga tiba-tiba melihat pemain, maka waktu akan melambat sekitar sepuluh detik. Di saat itulah pemain harus segera mengatasi penjaga tadi, karena jika tidak dia akan membunyikan alarm atau memanggil penjaga lain.


Sebagai sebuah prolog dari game selanjutnya, pemain bisa merampungkan Ground Zeroes dalam waktu dua jam saja. Ini bisa dilakukan jika pemain sudah berpengalaman dan pernah menyelesaikan gamenya. Untuk meredam kekecewaan fans karena game yang terlalu singkat, Hideo Kojima menambahkan empat side ops; misi tambahan yang seting waktunya beberapa minggu sebelum cerita utama gamenya. Seluruh misi dalam side ops juga bertempat di Camp Omega dan obyektifnya bisa berupa membunuh target, menyelamatkan rekan atau mendapat informasi. Jika pemain berhasil merampungkan side ops, maka dua tambahan extra missions akan diberikan. (Indoshotokan)

0 komentar :