Custom Search

KONTEN DILINDUNGI HAK CIPTA. DILARANG KERAS MENJIPLAK, MENGEDIT DAN MEMPERBANYAK SEBAGIAN ATAU SELURUH HALAMAN SITUS INI TANPA IJIN.

LATIHAN SELURUH TUBUH YANG IDEAL MENGGABUNGKAN PEREGANGAN OTOT DAN RELAKSASI

Orang yang mengerjakan latihan bela diri berlebih tidak hanya mengencangkan tubuh mereka. Kadang mereka menjadi keras kepala dan juga menjadi tidak terkendali. Karena itulah untuk membantu mengendurkan kondisi yang kaku ini diperlukan pemanasan yang sesuai sebelum latihan dan pendinginan sesudahnya. Di dojo, karena terbatasnya waktu, aku sungguh minta maaf karena latihan pendinginan seringkali dilupakan, yang mana hal itu benar-benar disayangkan. Idealnya, latihan didahului dengan lima belas menit pemanasan, dan diakhiri dengan tujuh sampai lima belas menit latihan pendinginan.

Bagi murid paruh baya dan yang berumur lebih tua, yang terbaik adalah berlatih dasar-dasar teknik karate di sebuah ruangan yang nyaman sekitar 30 sampai 40 menit. Ini akan memberikan latihan untuk hara (admin: perut). Dan sekalipun kita tidak punya banyak kesempatan untuk berlatih sampai berkeringat seiring kita lebih berumur, sebentar saja keringat akan mengalir dari kepala sampai kaki, dan perasaan akan lebih baik dari yang bisa dibayangkan. Rasanya lebih nikmat dibanding berendam di air panas atau masuk ke sauna.

Berbaring di atas bumi dan menyerahkan dirimu sepenuhnya ke alam mewakili bentuk keselarasan yang horizontal. Sementara berdiri tegak lurus dan menggambarkan tanaman tumbuh mewakili bentuk keselarasan yang vertikal; keduanya adalah keseimbangan. Karate menggunakan gerakan dan reaksi berdasarkan hukum fisika dan hukum alam tersebut. Itulah sebabnya hal yang terpenting diingat adalah ketika berlatih untuk memfokuskan perhatian pada titik pusat gravitasi tubuh.

Pada dasarnya, teknik karate dikerjakan dengan postur yang baik, bergerak sambil mempertahankan pandangan di lantai. Selama proses ini beragam gerakan ditambahkan; termasuk bergerak maju dan mundur, ke kiri dan ke kanan, membungkuk, berputar, memutar balik dan melompat. Namun demikian, ada sebuah aturan: posisi tubuh tegak lurus sebelum dan sesudah gerakan-gerakan tersebut dilakukan. Ini akan mengijinkanmu bergerak bebas dan sesuka hati ke sembarang arah bergantung keadaan. Hanya saat pusat gravitasimu tetap dibawah kendali, yang akan memungkinkanmu melakukan sembarang gerakan tanpa keraguan. (Indoshotokan)

Artikel ini diterjemahkan dari buku “Black Belt Karate – The Intensive Course” yang ditulis oleh Hirokazu Kanazawa dengan judul aslinya”The Ideal Full Body Workout Combining Muscle Tension and Relaxation”. Editing dan alih bahasa oleh Bachtiar Effendi.

0 komentar :